FORUM DISKUSI PRAKTIKUM 6

A4

A4

by Enny Fitriahadi -
Number of replies: 119

Assalamuálaikum Wr Wb

In reply to Enny Fitriahadi

Re: A4

by Dhesi Ari Astuti -

Assalamualaikum w.w.

Salam sehat...semangatt...

kita awali dengan tadarus dan mohon salah satu perwakilan upload

Praktikum siang ini adalah presentasi Bab 1 Rencana CSR kalian. Presentasi dlm power point silakan yg ditulis adalah point point pentingnya mulai dari judul sd keaslian penelitian. Presentasi per mahasiswa maksimal 10 menit melalui zoom, silakan Mbak Deccy PJ Praktikum bisa share linknya di grup wa. Kemudian setiap mahasiswa wajib mendapatkan minimal 3 pertanyaan melalui elearning Unisa Yk. Terima kasih 

Wassalamualaikum w.w.

In reply to Dhesi Ari Astuti

Re: A4

by 1910105050 DEVINA BELLAVANIA -


In reply to 1910105050 DEVINA BELLAVANIA

Re: A4

by 1910105051 TSANIA NUR RUMEKTI -
In reply to 1910105051 TSANIA NUR RUMEKTI

Re: A4

by 1910105043 ISTANIAH KARTIKA PUTERI -

Izin bertanya kepada Mba Tsania, apa saja faktor faktor yang berhubungan dengan kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil ?

In reply to 1910105043 ISTANIAH KARTIKA PUTERI

Re: A4

by 1910105051 TSANIA NUR RUMEKTI -

Menurut saya keadaan sosial ekonomi yang mengakibatkan rendahnya pendidikan, jarak kelahiran yang terlalu dekat menyebabkan buruknya status gizi pada ibu hamil, banyaknya bayi yang dilahirkan (paritas), usia kehamilan pertama yang terlalu muda atau masih remaja dan pekerjaan yang biasanya memiliki status gizi lebih rendah apabila tidak diimbangi dengan asupan makanan dalam jumlah yang cukup seperti itu mb


In reply to 1910105051 TSANIA NUR RUMEKTI

Re: A4

by 1910105055 AISYAH MAGHFUROH -

izin bertanya mbak tsania, Mengapa mengambil judul penelitian dengan kasus KEK pada ibu hamil ?

In reply to 1910105055 AISYAH MAGHFUROH

Re: A4

by 1910105051 TSANIA NUR RUMEKTI -

Karena saya tertarik melakukan penelitian mengenai faktor faktor yang berhubungan dengan kekurangan energi kronik ibu hamil primigravida pada dasarnya kasus KEK pada ibu hamil ini masih sangat tinggi jadi saya ingin melakukan penelitian kasus tersebut lebih mendalam dan bisa memberikan solusi, mengedukasi bagi ibu hamil KEK di wilayah Girisubo 

In reply to 1910105051 TSANIA NUR RUMEKTI

Re: A4

by 1910105047 DEVI RATIKASARI -

izin bertanya mb nia 

Jelaskan tujuan penelitian dari kasus tersebut ?

In reply to 1910105047 DEVI RATIKASARI

Re: A4

by 1910105051 TSANIA NUR RUMEKTI -

Tujuan dari kasus KEK pada ibu hamil yang saya teliti yaitu Untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan kekurangan energi kronis pada ibu hamil khususnya ibu hamil Primigravida

In reply to Dhesi Ari Astuti

Re: A4

by 1910105043 ISTANIAH KARTIKA PUTERI -

Waalaikumsalam, baik bu

Izin mengumulkan PPT bu..

In reply to 1910105043 ISTANIAH KARTIKA PUTERI

Re: A4

by 1910105051 TSANIA NUR RUMEKTI -

Izin bertanya mb Puput, 

Apa upaya pemerintah dalam menekan angka kematian ibu dan laju pertumbuhan penduduk di Indonesia?

In reply to 1910105051 TSANIA NUR RUMEKTI

Re: A4

by 1910105043 ISTANIAH KARTIKA PUTERI -

Saya akan menjawab pertanyaan Mba Tsania

Salah satu upaya pemerintah yang telah terlaksana dalam menekan angka kematian ibu dan laju pertumbuhan penduduk di Indonesia adalah penerapan program Keluarga Berencana (KB) di Indonesia.

In reply to 1910105043 ISTANIAH KARTIKA PUTERI

Re: A4

by 1910105050 DEVINA BELLAVANIA -

izin bertanya mba puput

Seberapa serius masalah spotting pada akseptor KB suntik 3, sehingga mengambil judul tersebut?

terima kasih

In reply to 1910105050 DEVINA BELLAVANIA

Re: A4

by 1910105043 ISTANIAH KARTIKA PUTERI -

Saya akan menjawab pertanyaan dari Mba Devina

Walapun spotting hanya efek samping dari penggunaan KB suntk 3 bulan, tidak menutup kemungkinan spotting yang terus menerus sehingga mengganggu kenyamanan akseptor dapat menjadi sebuah indikasi masalah yang lebih serius seperti adanya infeksi/peradangan pada organ genetala akseptor.


In reply to 1910105043 ISTANIAH KARTIKA PUTERI

Re: A4

by 1910105056 DECCY NOPIYANA -

izin bertanya, pada mba istaniah,

antara dua macam suntik kbdmpa dan kombinasi mana yang paling banyak presentasinya untuk menimbulkan efek samping spotting? 

In reply to 1910105056 DECCY NOPIYANA

Re: A4

by 1910105043 ISTANIAH KARTIKA PUTERI -

Saya akan menjawab pertanyaan dari Mba Deccy

Efek samping spotting lebih banyak terjadi pada akseptor KB suntik 3 bulan, karena kandungannya yang cara kerja Kb suntik itu sendiri adalah mempengaruhi sistem hormon di dalam tubuh.


In reply to Dhesi Ari Astuti

Re: A4

by 1910105054 CUT AFIFAH SALSABILA -
In reply to 1910105054 CUT AFIFAH SALSABILA

Re: A4

by 1910105056 DECCY NOPIYANA -

izin bertanya untuk mba salsa,, megapa kasus ibu yang tidak mengkonsumsi vitamin A menjadi maslaah yang patut ditangani?

In reply to 1910105056 DECCY NOPIYANA

Re: A4

by 1910105054 CUT AFIFAH SALSABILA -

baik terimakasih mba decy atas pertanyaan jadi gini , jika tidak segera ditangani  ibu nifas bisa mengalami seperti mata bisa  menjadi rabun,tubuh ibu rentan terhadap infeksi bakteri dan virus,pertahanan tubuh ibu akan hilang dan rentan kena penyakit 

Nah untuk menghindari seperti itu kita harus segera memberikan ibu konseling supaya  dapat segera di cegah

In reply to 1910105054 CUT AFIFAH SALSABILA

Re: A4

by 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI -
izin bertanya mba , apa faktor - faktor yang mempengaruhi ibu tidak mau mengonsumsi vitamin A ?
In reply to 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI

Re: A4

by 1910105054 CUT AFIFAH SALSABILA -
izin menjawab pertanyaan mba alfisa 

Salah satunya dari faktor  pengetahuan : ibu nifas tidak mengetahui segala sesuatu tentang vitamin makan akan timbul perasaan malas dan tidak berminat untuk konsumsi vitamin A tersebut Terus ada dari faktor lain yang bisa mempengaruhi perilaku kesehatan ibu, seperti niat,adanya dukungan , terjangkau nya informasi,adanya kebebasan pribadi dan adanya kondisi serta situasi

In reply to Dhesi Ari Astuti

Re: A4

by 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI -
In reply to 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI

Re: A4

by 1910105051 TSANIA NUR RUMEKTI -

Izin bertanya mb alfisa

Bagaimana cara menjaga kesehatan reproduksi pada keputihan ?


In reply to 1910105051 TSANIA NUR RUMEKTI

Re: A4

by 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI -

izin menjawab pertanyaan mba tsania ,

berikut cara menjaga kesehatan reproduksi wanita :

1. Gunakan celana dalam berbahan katun untuk menjaga kelembapan pada area kewanitaan.
2. Hindari menggunakan celana dalam yang terlalu ketat.
3. Hindari menggunakan sabun atau produk kewanitaan yang mengandung parfum, karena dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik pada vagina.
4. Jagalah kebersihan vagina selama menstruasi dengan mengganti pembalut setidaknya setiap 3-5 jam sekali.
5. Rutin mencuci celana dalam.
6. Bersihkan area kewanitaan dengan benar.
7. Hindari mencukur habis rambut kemaluan ( pubes ).
8. Lakukan screening rutin ( untuk usia 25 - 64 tahun ).

In reply to 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI

Re: A4

by 1910105056 DECCY NOPIYANA -

izin bertanya mba alfisa,, mengapa mba alfisa memilih studi kasus kesehatan reproduksi dengan keputihan ini?


In reply to 1910105056 DECCY NOPIYANA

Re: A4

by 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI -

izin menjawab pertanyaan mba deccy ,

Karena sampai saat ini masih banyak remaja khususnya wanita memiliki banyak  keluhan yang berkaitan dengan keputihan. Oleh karena itu , saya memilih studi kasus ini untuk memberikan edukasi , pengetahuan , serta solusi / jalan keluar untuk menyelesaikan permasalahan tersebut .

In reply to 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI

Re: A4

by 1910105046 ANIKA -

Assalamualaikum wr.wb mohon maaf ibu izin bertanya kepada mba alfisa ...

Apa saja faktor penyebab terjadinya keputihan yang tidak normal ?


In reply to 1910105046 ANIKA

Re: A4

by 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI -

izin menjawab pertanyaan mba anika ,

Keputihan yang tergolong tidak normal disebabkan oleh vulvovaginitis, infeksi, baik karena jamur, bakteri (vaginosis bakterialis, gonore, chlamydia), atau parasit (trikomoniasis). Selain infeksi, keputihan juga dapat menjadi tanda dari kanker rahim atau leher rahim.

In reply to 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI

Re: A4

by 1910105046 ANIKA -

Assalamualaikum wr.wb mohon maaf ibu izin bertanya kepada mba alfisa ...

Apa saja faktor penyebab terjadinya keputihan yang tidak normal ?


In reply to 1910105046 ANIKA

Re: A4

by 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI -

izin menjawab pertanyaan mba anika ,

Keputihan yang tergolong tidak normal disebabkan oleh vulvovaginitis, infeksi, baik karena jamur, bakteri (vaginosis bakterialis, gonore, chlamydia), atau parasit (trikomoniasis). Selain infeksi, keputihan juga dapat menjadi tanda dari kanker rahim atau leher rahim.


In reply to 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI

Re: A4

by 1910105046 ANIKA -

Assalamualaikum wr.wb mohon maaf ibu izin bertanya kepada mba alfisa ...

Apa saja faktor penyebab terjadinya keputihan yang tidak normal ?


In reply to 1910105046 ANIKA

Re: A4

by 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI -

izin menjawab pertanyaan mba anika ,

Keputihan yang tergolong tidak normal disebabkan oleh vulvovaginitis, infeksi, baik karena jamur, bakteri (vaginosis bakterialis, gonore, chlamydia), atau parasit (trikomoniasis). Selain infeksi, keputihan juga dapat menjadi tanda dari kanker rahim atau leher rahim.


In reply to 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI

Re: A4

by 1910105046 ANIKA -

Assalamualaikum wr.wb mohon maaf ibu izin bertanya kepada mba alfisa ...

Apa saja faktor penyebab terjadinya keputihan yang tidak normal ?


In reply to 1910105046 ANIKA

Re: A4

by 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI -

izin menjawab pertanyaan mba anika ,

Keputihan yang tergolong tidak normal disebabkan oleh vulvovaginitis, infeksi, baik karena jamur, bakteri (vaginosis bakterialis, gonore, chlamydia), atau parasit (trikomoniasis). Selain infeksi, keputihan juga dapat menjadi tanda dari kanker rahim atau leher rahim.


In reply to 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI

Re: A4

by 1910105046 ANIKA -

Assalamualaikum wr.wb mohon maaf ibu izin bertanya kepada mba alfisa ...

Apa saja faktor penyebab terjadinya keputihan yang tidak normal ?


In reply to 1910105046 ANIKA

Re: A4

by 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI -

izin menjawab pertanyaan mba anika ,

Keputihan yang tergolong tidak normal disebabkan oleh vulvovaginitis, infeksi, baik karena jamur, bakteri (vaginosis bakterialis, gonore, chlamydia), atau parasit (trikomoniasis). Selain infeksi, keputihan juga dapat menjadi tanda dari kanker rahim atau leher rahim.


In reply to 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI

Re: A4

by 1910105046 ANIKA -

Assalamualaikum wr.wb mohon maaf ibu izin bertanya kepada mba alfisa ...

Apa saja faktor penyebab terjadinya keputihan yang tidak normal ?


In reply to 1910105046 ANIKA

Re: A4

by 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI -

izin menjawab pertanyaan mba anika ,

Keputihan yang tergolong tidak normal disebabkan oleh vulvovaginitis, infeksi, baik karena jamur, bakteri (vaginosis bakterialis, gonore, chlamydia), atau parasit (trikomoniasis). Selain infeksi, keputihan juga dapat menjadi tanda dari kanker rahim atau leher rahim.


In reply to Dhesi Ari Astuti

Re: A4

by 1910105055 AISYAH MAGHFUROH -

Waalaikumussalam, baik bu.

izin mengumpulkan tugas bu

In reply to 1910105055 AISYAH MAGHFUROH

Re: A4

by 1910105053 HAZMIA SARAH KHAULANI -

Mohon maaf mbak saya izin bertanya, apa yang dilakukan bidan untuk mengatasi depresi postpartum, dan bagaimana perhatian masyarakat terkait kasus tersebut? Terima kasih mbak

In reply to 1910105053 HAZMIA SARAH KHAULANI

Re: A4

by 1910105055 AISYAH MAGHFUROH -

baik menjawab pertanyaan mb hazmia, mungkin maksud pertanyaan mb hazmia peran bidan mengatasi postpartum blues nggih, Jadi dalam   menjalankan peran  bidan  sebagai  pendidik  untuk meningkatkan  pengetahuan  ibu  tentang post partum blues dengan  memberikan informasi melalui penyuluhan-penyuluhan    agar    ibu-ibu    pasca melahirkan  yang  mengalami  gangguan psikologis pasca  melahirkan  tidak jatuh pada gangguan jiwa . Ibu postpartum blues harus ditangani secara adekuat, karena peran ibu sangat berpengaruh   terhadap   perkembangan anak  juga  dalam  hubungannya  dengan peran ibu di keluarga.

kemudian perhatian terhadap masalah post partum blues di Indonesia masih kurang. Tidak sedikit orang menganggap bahwa post partum blues syndrome hanya dialami oleh wanita-wanita di luar Indonesia. Wanita Indonesia dianggap tidak mungkin mengalami post partum blues syndrome karena masih tingginya sikap kekeluargaan untuk membantu kerabat yang baru melahirkan. Padahal hasil penelitian yang dilakukan di Jakarta oleh dr. Irawati Sp.Kj menunjukkan 25% dari 580 ibu yang menjadi respondennya mengalami post partum blues
In reply to 1910105055 AISYAH MAGHFUROH

Re: A4

by 1910105050 DEVINA BELLAVANIA -

izin bertanya mba aisyah

seberapa serius masalah postpartum blues sehingga mengangkat judul tersebut?

In reply to 1910105050 DEVINA BELLAVANIA

Re: A4

by 1910105055 AISYAH MAGHFUROH -

baik mb devina saya akan menjawab, di Indonesia  angka  kejadian postpartum blues  antara  50-70%  dari  wanita  pasca persalinan. Secara  tidak  kita  sadari ternyata     gangguan ini mulai menunjukkan  presentase  yang  cukup besar. meski baby blues merupakan sindrom yang lebih ringan dan tergolong sangat normal terjadi, namun jika masih berlanjut sampai beberapa minggu kemudian bisa mneyebabkan kondisi yang lebih buruk yaitu ibu akan mengalami depresi/psikosa postpartum

In reply to Dhesi Ari Astuti

Re: A4

by 1910105046 ANIKA -

Assalamualaikum wr.wb , ibu izin mengumpulkan tugas ...

In reply to 1910105046 ANIKA

Re: A4

by 1910105043 ISTANIAH KARTIKA PUTERI -

Izin bertanya mba Anika

Apa yang menyebabkan terjadinya nyeri pada saat persalinan?

In reply to 1910105043 ISTANIAH KARTIKA PUTERI

Re: A4

by 1910105046 ANIKA -

Baik mba istaniah , saya izin menjawab ..

jadi nyeri pada saat persalinan itu disebabkan oleh  iskemik otot uteri,penarikan dan traksi ligament uteri, traksi ovarium, tuba fallopi dan distensi bagian bawah uteri, otot dasar panggul dan perineum.

In reply to 1910105046 ANIKA

Re: A4

by 1910105047 DEVI RATIKASARI -

izin bertanya mb ika 

Kapan nyeri persalinan mulau mulai timbul?

In reply to 1910105047 DEVI RATIKASARI

Re: A4

by 1910105046 ANIKA -

izin menjawab mba devi ,,,

 jadi waktu nyeri pada saat persalinan itu mulai timbul yaitu  pada saat  kala I fase laten dan fase aktif, pada fase laten terjadi pembukaan  serviks sampai 3cm bisa angsung selama 8 jam. Nyeri disebabkan oleh kontraksi uterus dan dilatasi serviks. Dengan seiring bertambahnya intensitas dan frekuensi kontraksi uterus nyeri yang dirasakan akan bertambah kuat, puncak nyeri terjadi pada fase aktif dimana pembukaan lengkap sampai 10 cm dan berlangsung sekitar 4,6 jam untuk pri,ipara dan 2,4 jam untuk multipara

In reply to 1910105046 ANIKA

Re: A4

by 1910105053 HAZMIA SARAH KHAULANI -

Izin bertanya ya mbak, Upaya apa yang harus dilakukan dalam mengatasi nyeri pada persalinan ? Terima kasih

In reply to 1910105053 HAZMIA SARAH KHAULANI

Re: A4

by 1910105046 ANIKA -

Waalaikumsalam baik mba saya izin menjawab jado upaya yang harus dilakukan pada saat nyeri persalinan yaitu dapat melakukan dengan metode farmakologis dan non farmakologis. Dalam hal ini, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian mengenai metode non farmakologis yaitu menggunakan aroma therapy jasmine secara inhalasi menggunakan tungku listrik.

In reply to Dhesi Ari Astuti

Re: A4

by 1910105046 ANIKA -

Assalamualaikum wr.wb 

izin bertanya kepada mba salsa 

Bagaimana asuhan bidan terhadap ibu nifas agar mau mengkonsumsi VIT A?

In reply to 1910105046 ANIKA

Re: A4

by 1910105054 CUT AFIFAH SALSABILA -

baik izin menjawab pertanyaan mba anika

jadi bisa dengan cara Memberikan konseling pada setiap ibu nifas terutama tentang vitamin A agar cakupan pemberian vitamin A dapet mencakup 100% ,dan agar ibu nifas lebih rutin memeriksakan keadaanya pada masa nifas  agar ibu memiliki pengetahuan baik  tentang hal hal yang dialami selama nifas , terutama tentang vitamin A sehingga dengan mengetahui manfaat konsumsi vitamin A maka akan timbul kesadaran untuk mengonsumsi vitamin A secara teratur selama masa nifas

In reply to Dhesi Ari Astuti

Re: A4

by 1910105048 SYAFITRI INDAH PRAMESTI -
In reply to 1910105048 SYAFITRI INDAH PRAMESTI

Re: A4

by 1910105055 AISYAH MAGHFUROH -

mb indah izin bertanya, Untuk penatalaksanaannya bagaimana ya mba ?


In reply to 1910105055 AISYAH MAGHFUROH

Re: A4

by 1910105048 SYAFITRI INDAH PRAMESTI -

izin menjawab mb ais 

Penatalaksanaan puting susu lecet mencakup perbaiki posisi menyusui, mulai menyusui dari payudara yang tidak sakit, tetap mengeluarkan ASI dari payudara yang putingnya lecet, keluarkan sedikit ASI dan oleskan ke puting yang lecet dan biarkan kering, pergunakan Bra yang menyangga, dan bila terasa sangat sakit boleh minum obat poengurang rasa sakit (IDAI, 2013

In reply to 1910105048 SYAFITRI INDAH PRAMESTI

Re: A4

by 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI -

mba izin bertanya , bisa disebutkan apa saja masalah - masalah lain dalam menyusui ?

terima kasih

In reply to 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI

Re: A4

by 1910105048 SYAFITRI INDAH PRAMESTI -

izin menjawab mb alfisa

Masalah menyusui ada beberapa macam, seperti puting susu lecet, payudara bengkak, saluran ASI tersumbat, radang payudara. Puting susu lecet sering terjadi pada ibu menyusui dan sering diakibatkan oleh teknik menyusui yang salah. Puting susu yang lecet sering membuat ibu menyusui  malas untuk menyusui karena ibu merasakan sakit saatmenyusui, kemudian  hal itu dapat menyebabkan radang payudara hingga abses payudara. Hal tersebut menjadi salah satu penyebab sering terjadi dalam kegagalan ASI eksklusif (Sukarni, 2015).


In reply to 1910105048 SYAFITRI INDAH PRAMESTI

Re: A4

by 1910105052 LUTFI ANGGRAINI -

mohon izin bertanya untuk mba indah. berdasarkan data dari WHO kira2 masalah apa saja ya mba yang terjadi pada ibu menyusui?

In reply to 1910105052 LUTFI ANGGRAINI

Re: A4

by 1910105048 SYAFITRI INDAH PRAMESTI -

izin menjawab mb lutfi 

Organisasi Kesehatan Dunia WHO (Word Health Organitation) memperkirakan insiden mastitis pada ibu menyusui sekitar 2,6% - 33% dan  revalensi global adalah sekitar 10%. Data masalah menyusui pada tahun  2012 di Indonesia menunjukkan 22,5% mengalami puting susu lecet, 42%  ibu mengalami bendungan ASI, 18% ibu mengalami air susu tersumbat,  11% mengalami mastitis dan 6,5% ibu mengalami abses payudara yang disebabkan oleh kesalahan ibu dalam menyusui bayinya (WHO, 2012).


In reply to Dhesi Ari Astuti

Re: A4

by 1910105046 ANIKA -

Assalamualaikum wr.wb mohon maaf ibu izin bertanya kepada mba alfisa ...

Apa saja faktor penyebab terjadinya keputihan yang tidak normal ?

In reply to Dhesi Ari Astuti

Re: A4

by 1910105050 DEVINA BELLAVANIA -
In reply to 1910105050 DEVINA BELLAVANIA

Re: A4

by 1910105054 CUT AFIFAH SALSABILA -

izin bertanya untuk mba devina ,Apakah jenis persalinan ibu berpengaruh terhadap risiko depresi postpartum?

In reply to 1910105054 CUT AFIFAH SALSABILA

Re: A4

by 1910105050 DEVINA BELLAVANIA -

izin menjawab mba cut salsa

Jenis persalinan berpengaruh terhadap risiko depresi postpartum hal ini dikarenakan oleh pengalaman ibu pada saat melahirkan, trauma fisik yang didapatkan pada saat persalinan akan mempengaruhi psikologis ibu. Hal ini senada dengan pendapat Kruckman dalam Marni (2014), bahwa faktor saat persalinan yang mencakup lamanya persalinan, jenis persalinan serta intervensi medis yang digunakan selama proses persalinan akan mempengaruhi risiko depresi postpartum. Ibu yang persalinan bedah sesar penyembuhannya lebih lama dibandingkan dengan persalinan pervaginam hal ini akan menghambat ibu untuk menjalani peran barunya sebagai seorang ibu sehingga membuat ibu dengan persalinan bedah sesar lebih berisiko depresi postpartum


In reply to 1910105050 DEVINA BELLAVANIA

Re: A4

by 1910105048 SYAFITRI INDAH PRAMESTI -

izin bertanya mb devina

apa yang menyebabkan depresi post partum mjdi masalah yang patut ditangani ??

In reply to 1910105048 SYAFITRI INDAH PRAMESTI

Re: A4

by 1910105050 DEVINA BELLAVANIA -

izin menjawab mba indah

Lebih dari 50% perempuan yang mengalami depresi postpartum tidak tahu bagaimana dan kemana mencari bantuan untuk mengatasi kondisi yang dialami. Perempuan yang mengalami depresi mengerti bahwa ada sesuatu yang salah dalam diri mereka. Permasalahan gangguan psikologis pada masa nifas masih banyak terjadi dan ini merupakan suatu masalah yang cukup serius yang berdampak juga pada bayi (anak) yang baru dilahirkan, karena jika sang ibu mengalami gangguan psikologis maka kemungkinan besar tidak akan memperhatikan bayinya, sedangkan saat bayi baru lahir membutuhkan perhatian dari seorang ibu terutama dalam pemberian ASI karena ASI adalah sumber asupan utama nutrisi bagi bayi baru sehingga hal ini merupakan suatu masalah yang serius sehingga harus segera diatasi. Lalu depresi postpartum ini bisa memiliki gejala ingin mengakhiri hidup diri sendiri bahkan anaknya sehingga ini merupakan masalah besar.


In reply to 1910105050 DEVINA BELLAVANIA

Re: A4

by 1910105053 HAZMIA SARAH KHAULANI -

Izin bertanya mbak, Secara umum, apa yang dilakukan bidan untuk mengatasi depresi postpartum, dan bagaimana perhatian dan upaya pemerintah terkait hal tersebut? Terima kasih

In reply to 1910105053 HAZMIA SARAH KHAULANI

Re: A4

by 1910105050 DEVINA BELLAVANIA -

Secara umum yang dapat dilakukan bidan adalah sebagai berikut

1. Berikan dukungan psikologis dan bantuan nyata (pada bayi dan asuhan di rumah). Dengarkan dan berikan dukungan serta besarkan hati ibu.

2. Yakinkan si ibu bahwa pengalaman tersebut merupakan hal biasa dan banyak ibu lain yang mengalami hal yang sama.

3. Bantulah si ibu untuk memikirkan kembali gambaran keibuan dan bantulah pasangan ini untuk memikirkan peran masing-masing sebagai orang tua baru. Mereka mungkin perlu untuk menyesuaikan apa yang diharapkan dan kegiatan mereka. Jika depresinya cukup parah, pertimbangkan pemberian obat-obatan anti depresan jika ada.

4. Jika masalah cukup serius dan berkelanjutan lakukan rujukan kepada psikiater

Untuk perhatian dan upaya pemerintah terkait depresi postpartum adalah pada sistem kesehatan mental perinatal belum menjadi prioritas di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia. Program kesehatan yang diluncurkan oleh pemerintah lebih terfokus pada kematian ibu dan bayi. Ini sebenarnya bisa dipahami karena pemerintah Indonesia masih menghadapi tantangan besar untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) (305/100.000) kelahiran hidup dan Angka Kematian Bayi (AKB) (24/1.000) kelahiran)  yang saat ini masih cukup tinggi  di antara negara-negara di Asia Tenggara. Akan tetapi pemerintah telah membuat kebijakan terkait pelayanan Bidan dalam memberikan asuhan masa nifas yang tercantum dalam UU RI No 4 Tahun 2019 Pasal 49 yang berisi :

Dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan kesehatan ibu sebagaimana dimaksud dalam pasal 46 ayat (1) huruf a, Bidan berwenang:

a. memberikan Asuhan Kebidanan pada masa sebelum hamil;

b. memberikan Asuhan Kebidanan pada masa kehamilan normal;

c. memberikan Asuhan Kebidanan pada masa persalinan dan menolong persalinan normal;

d. memberikan Asuhan Kebidanan pada masa nifas;

e. melakukan pertolongan pertama kegawatdaruratan ibu hamil, bersalin, nifas, dan rujukan; dan

f. melakukan deteksi dini kasus risiko dan komplikasi pada masa kehamilan, masa persalinan, pascapersalinan, masa nifas, serta asuhan pascakeguguran dan dilanjutkan dengan rujukan.

Berdasarkan isi pasal 49 tersebut dapat disimpulkan bahwa kebijakan bidan pada masa nifas sudah tercantum pada bagian d, e, f, yang mana sudah jelas bahwasanya kita sebagai bidan berperan memberikan asuhan masa nifas baik normal maupun tidak, lalu melakukan pertolongan kegawatdaruratan, dan mendeteksi dini kasus risiko pada masa nifas. Jadi dalam hal ini, karena masalah gangguan psikologis termasuk masalah kegawatdaruratan karena bersifat tidak normal. Sehingga jika terjadi masalah gangguan psikologis ini Bidan berperan memberikan asuhan yang komprehensif.


In reply to Dhesi Ari Astuti

Re: A4

by 1910105046 ANIKA -

izin bertanya kepada mba devi ...

Hipertensi karena kehamilan  dapat terjadi karena apa ?

In reply to Dhesi Ari Astuti

Re: A4

by 1910105049 PINKY ASTIOWATI WINANDA -
In reply to 1910105049 PINKY ASTIOWATI WINANDA

Re: A4

by 1910105048 SYAFITRI INDAH PRAMESTI -

izin bertanya mb pinky

Apakah ada pengobatan penyembuhan untuk amenorea ??


In reply to 1910105048 SYAFITRI INDAH PRAMESTI

Re: A4

by 1910105049 PINKY ASTIOWATI WINANDA -

baik mb indah saya jawab,

untuk pengobatan penyembuhan Amenorea dapat diobati dengan beberapa cara, tergantung pada apa yang menyebabkan amenorea tersebut terjadi. Mengubah pola diet dan program olahraga yang disesuaikan dengan kemampuan tubuh masing-masing menjadi hal pertama yang dapat dilakukan untuk mengobati amenorea. Selain itu, konsultasi kepada dokter ahli terkait kondisi yang dirasakan tentu akan sangat membantu dalam proses pengobatan amenorea.


In reply to 1910105049 PINKY ASTIOWATI WINANDA

Re: A4

by 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI -

izin bertanya mba pinky , mengapa mba pinky mengambil studi kasus dengan judul tersebut ?

terima kasih

In reply to 1910105044 ALFISA FAUZIA NUGRAHENI

Re: A4

by 1910105049 PINKY ASTIOWATI WINANDA -

baik mb alfisa saya jawab,

saya ingin mengambil studi kasus dengan judul tersebut karena dengan Peran bidan dalam memberikan asuhan pada wanita dengan gangguan sistem reproduksi yaitu, mengkaji status kesehatan dan kebutuhan asuhan mengenai faktor yang menyebabkan amenorea tersebut. Menyusun rencana, mengevaluasi, membuat pencatatan dan pelaporan asuhan kebidanan mengenai amenorea. 

In reply to Dhesi Ari Astuti

Re: A4

by 1910105053 HAZMIA SARAH KHAULANI -

Izin mengumpulkan PPT nya bu. Mohon maaf bu size file saya lebih dari 500kb jadi saya upload linknya dari google drive ya bu.

Link: 

https://drive.google.com/file/d/1uj176BAPtdTNCuXGpDCXOsBTjOZpYwb3/view


In reply to 1910105053 HAZMIA SARAH KHAULANI

Re: A4

by 1910105051 TSANIA NUR RUMEKTI -

Izin bertanya mb hazmia 

Apakah dampak dari bendungan ASI jika tidak segera ditangani?


In reply to 1910105051 TSANIA NUR RUMEKTI

Re: A4

by 1910105053 HAZMIA SARAH KHAULANI -

Baik mbak tsania, saya izin menjawab ya. Dampak yang akan ditimbulkan jika bendungan ASI tidak teratasi yaitu akan terjadi mastitis dan abses payudara. Mastitis merupakan inflamasi atau infeksi payudara dimana gejalanya yaitu payudara keras, memerah, dan nyeri, dapat disertai demam >380C (Kemenkes RI, 2013: 223) sedangkan abses payudara merupakan komplikasi lanjutan setelah terjadinya mastitis dimana terjadi penimbunan nanah didalam payudara (Rukiyah, Yulianti, 2012: 27). Selain berdampak pada ibu, bendungan ASI juga berdampak pada bayi dimana kebutuhan nutrisi bayi akan kurang terpenuhi karena kurangnya asupan yang didapatkan oleh bayi.

In reply to 1910105053 HAZMIA SARAH KHAULANI

Re: A4

by 1910105049 PINKY ASTIOWATI WINANDA -

izin bertanya mb hazmia, bagaimana peran bidan terhadap ibu dengan bendungan ASI itu sendiri?

In reply to 1910105049 PINKY ASTIOWATI WINANDA

Re: A4

by 1910105053 HAZMIA SARAH KHAULANI -

Baik mbak, izin menjawab. Bidan memiliki peranan yang sangat penting dalam pemberian asuhan postpartum. Adapun perandan tanggung jawab bidan dalam masa nifas yaitu, mendorong ibu untuk menyusui bayinya secara on demand selama kurang lebih dua tahun agar meningkatkan rasa nyaman serta tali kasih dan mencegah terjadinya bendungan asi yang bisa menimbulkan bahaya bagi ibu (Marmi, 2012).

In reply to Enny Fitriahadi

Re: A4

by 1910105056 DECCY NOPIYANA -
In reply to 1910105056 DECCY NOPIYANA

Re: A4

by 1910105054 CUT AFIFAH SALSABILA -

izin bertanya untuk mba decy nopiana alasan mba mengambil judul 'IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA DENGAN HIPEREMIS GRAVIDATUM DI PUSKESMAS" apa ya mba ????

In reply to 1910105054 CUT AFIFAH SALSABILA

Re: A4

by 1910105056 DECCY NOPIYANA -

izin menjawab pertanyaan mba salsa,, karena menurut saya kasus dengan ibu primigravida dengan hiperemesis gravidarum masih sering kita jumpai dan merupakan maslaah yang terlihat ringan namun jika tidak ditangani dan diberikan asuhan yang tepat akan membahayakan untuk ibu dan juga janin. 

In reply to 1910105056 DECCY NOPIYANA

Re: A4

by 1910105052 LUTFI ANGGRAINI -

Mohon izin bertanya untuk mba deccy, kira2 apa akibatnya jika masalah hiperemesis gravidarum pada ibu hamil primigravida ini tidak dijadikan penelitian ya mba?

In reply to 1910105052 LUTFI ANGGRAINI

Re: A4

by 1910105056 DECCY NOPIYANA -
baik,,saya akan menjawab pertanyaan mba lutfi.. 
untuk hiperemesis gravidarum ini merupakan keluhan yang sebenarnya kerap di temukan pada ibu hamil di awal trimester yang sering di anggap tidak memiliki efek yang sangat mempengaruhi untuk janin. padahal jika hiperemesis gravidarum tidak ditangani, dari keluhan ini akan mengakibatkan kecukupan cairan dan nutrisi pada ibu tergangu sehingga akan mengakibatkan hal yang buruk pada janin dari mulai BBLR, prematuritas, kecacatan, hingga kematian janin. oleh karena itulah saya menganggap bahwa hal ini patut untuk dijadikan penelitian dikarenakan jika hal ini tidak dijadikan penelitian akan menyumbang angka keguguran, angka kecacatan janin, maupun AKI meningkat. 
In reply to 1910105056 DECCY NOPIYANA

Re: A4

by 1910105049 PINKY ASTIOWATI WINANDA -

Izin bertanya ppt mb deccy, apa yang menyebabkan hiperemesis gravidarum menjadi masalah yang patut ditangani?

In reply to 1910105049 PINKY ASTIOWATI WINANDA

Re: A4

by 1910105056 DECCY NOPIYANA -

Hiperemesis gravidarum menjadi masalah yang patut di tangani karena dapat menyebabkan kekurangan nutrisi dan cairan ibu hamil sehingga  akan berdampak buruk pada ibu hamil maupun janin

In reply to Enny Fitriahadi

Re: A4

by 1910105052 LUTFI ANGGRAINI -

assalamualaikum, ibu mohon izin mengumpulkan PPT CSR Bab 1 bu

In reply to 1910105052 LUTFI ANGGRAINI

Re: A4

by 1910105054 CUT AFIFAH SALSABILA -

izin bertanya untuk mba lutfi kira-kira bagaimana upaya yang dapat dilakukan bidan untuk mengurangi kejadian infeksi luka perenium pada ibu nifas ? 

In reply to 1910105054 CUT AFIFAH SALSABILA

Re: A4

by 1910105052 LUTFI ANGGRAINI -

mohon izin menjawab pertanyaan mba salsa

Yang dapat dilakukan bidan untuk mengurangi kejadian infeksi pada ibu nifas yaitu dengan meningkatkan pelayanan kebidanan dengan melakukan edukasi dan KIE kepada ibu nifas untuk menambah pengetahuan ibu nifas, karena pengetahuan rendah dapat memungkinan terjadi infeksi akan lebih besar karena kesalahan perawatan luka perinium. Bidan dapat mengedukasi ibu mengenai tata cara perawatan luka perinium yang kurang baik seperi tidak mencuci luka perinium dengan air sabun, tidak mengeringkan genetalia setelah BAK dan BAB, melakukan cebok dari depan kebelakang karena dapat menyebabkan infeksi perinium. selain itu bidan juga melakukan pemantauan kepada ibu nifas, dan asuhan pada ibu dan bayi yang baik pada masa nifas sehingga diharapkan dapat mencegan kejadian tersebut.

In reply to 1910105052 LUTFI ANGGRAINI

Re: A4

by 1910105050 DEVINA BELLAVANIA -

izin bertanya mba lutfi

Seberapa serius masalah AKI akibat infeksi pada luka perinium yang dialami ibu nifas ya mba?


In reply to 1910105050 DEVINA BELLAVANIA

Re: A4

by 1910105052 LUTFI ANGGRAINI -

Mohon izin menjawab pertanyaan mba devina

jadi di Indonesia luka perinium dialami oleh 75% ibu melahirkan pervaginam. Pada tahun 2013 menemukan bahwa dari total 1951 kelahiran spontan pervaginam, 57% ibu mendapat jahitan perinium (28% karena episiotomy dan 29% karena robekan spontan (Depkes RI, 14). Berdasarkan data Organisasi kesehatan dunia (WHO, 2014) Angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih tertinggi penyebab langsung kematian di Indonesia dan negara lainnya di dunia. AKI di Indonesia tergolong masih tinggi dibandingkan dengan negara ASEAN yaitu sebesar 390 per 100.000 kelahiran hidup. Angka tersebut 3-6 kali dari AKI negara ASEAN dan 50 kali negara maju dan salah satunya disebabkan karena infeksi dengan proporsi 20-30%. Kasus infeksi ini (25-55%) disebabkan karena infeksi jalan lahir atau ruptur perinium. Dan menurut BKKBN, 2006 infeksi nifas masih berperan sebagai penyebab utama  kematian ibu terutama di negara berkembang seperti  Indonesia ini, masalah itu terjadi akibat dari pelayanan  kebidanan yang masih jauh dari sempurna. Factor penyebab lain terjadinya infeksi nifas diantaranya adalah pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka perinium yang kurang baik sehingga perawatannya kurang tepat, ditambah dengan daya  tahan tubuh yang kurang, kurang gizi atau malnutrisi, hygiene yang  kurang baik, serta kelelahan.

In reply to Enny Fitriahadi

Re: A4

by 1910105045 AZIZAH NURUL DINNI -

izin bertanya untuk mba lutfi, Kenapa ingin mengambil judul tersebut mba?

In reply to 1910105045 AZIZAH NURUL DINNI

Re: A4

by 1910105052 LUTFI ANGGRAINI -

Mohon izin menjawab pertanyaan mba dini

kenapa saya ingin mengambil judul ini karena saya tertarik untuk mengetahui bagaimana tingkat pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka perinium, karena AKI akibat infeksi pada masa nifas masih berperan sebagai penyebab utama kematian ibu terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Dan bahkan berdasarkan data Organisasi kesehatan dunia (WHO, 2014) Angka kematian ibu (AKI) di Indonesia akibat infeksi pada luka perinium sebesar 11%. Karena AKI di Indonesia menjadi salah satu indikator derajat kesehatan perempuan masih tinggi dan merupakan yang paling tinggi di ASEAN. 

In reply to Enny Fitriahadi

Re: A4

by 1910105045 AZIZAH NURUL DINNI -

izin bertanya ke mba pingky, Menurut WHO apakah kasus amenora cukup tinggi?

In reply to 1910105045 AZIZAH NURUL DINNI

Re: A4

by 1910105049 PINKY ASTIOWATI WINANDA -

baik mba dinni saya jawab, 

menurut World Health Organization (WHO) memperkirakan bahwa amenorea pada remaja adalah 10-15%. Di negara maju seperti Belanda, presentase amenorea cukup besar yaitu 13%. Begitu pula angka kejadian amenorhoe di Indaonesia cukup tinggi. Menurut survei yang dilakukan oleh Depaertemen Kesehatan pada beberapa sekolah di Indonesia pada tahun 2008. Hasilnya dari 17.665 remaja putri 6.855 yang mengalami masalah dengan menstruasinya (40%).


In reply to Enny Fitriahadi

Re: A4

by 1910105045 AZIZAH NURUL DINNI -

izin bertanya ke mba asiyah, Apa perbedaan Baby Blues dan postpartum despression?

In reply to 1910105045 AZIZAH NURUL DINNI

Re: A4

by 1910105055 AISYAH MAGHFUROH -
baik saya akan menjawab, baby blues merupakan sindrom yang lebih ringan dan tergolong sangat normal terjadi. ibu merasa kaget, dan perasaan khawatir serta cemas tentang merawat bayi baru lahir, apakah ibu bisa menjadi ibu yang bertanggung jawab. walaupun ringan, jika baby blues terus berkelanjutan sampai beberapa minggu, hal tersebut bisa menyebabkan kondisi yang lebih parah yaitu postpartum depression.
Sementara postpartum depression atau depresi pasca melahirkan merupakan kondisi yang lebih buruk dari postpartum blues, akan berlangsung lebih lama, lebih kuat, dan lebih keras gejalanya. ibu akan merasakan rasa sedih yang berlebih, cemas yang sangat dalam dari biasanya.
In reply to Enny Fitriahadi

Re: A4

by 1910105047 DEVI RATIKASARI -
In reply to 1910105047 DEVI RATIKASARI

Re: A4

by 1910105043 ISTANIAH KARTIKA PUTERI -

Mba Devi izin bertanya

Apa saja gejala yang di alami ibu hamil dengan hipertensi?

In reply to 1910105043 ISTANIAH KARTIKA PUTERI

Re: A4

by 1910105047 DEVI RATIKASARI -

Baik mb puput, saya izin menjawab gejala yang di alami ibu hamil dengan hipertensi 

Tekanan darah tinggi (hipertensi)

Proteinuria (ditemukannya protein di dalam urin)

Sakit kepala berat atau terus-menerus

Gangguan penglihatan, seperti pandangan kabur atau sensitif terhadap cahaya

Nyeri di perut kanan atas

Sesak napas

.Pusing, lemas, dan tidak enak badan Frekuensi buang air kecil dan volume urine menurun

Mual dan muntah

Bengkak pada tungkai, tangan, wajah, dan beberapa bagian tubuh lain

Berat badan naik secara tiba-tiba

In reply to 1910105047 DEVI RATIKASARI

Re: A4

by 1910105049 PINKY ASTIOWATI WINANDA -

izin bertanya ppt mb deviratika, hipertensi karena kehamilan dapat terjadi karena apa mb?

In reply to 1910105049 PINKY ASTIOWATI WINANDA

Re: A4

by 1910105047 DEVI RATIKASARI -

Baik mb pinky saya izin menjawab hipertensi pada kehamilan terjadi akibat kombinasi peningkatan curah jantung dan resistensi perifer total. Selama kehamilan normal, volume darah meningkat secara dratis. Pada wanita sehat, peningkatan volume darah diakomodasikan oleh penurunan responsivitas vaskular terhadap hormonhormon vasoaktif, misalnya angiotensin II. Hal ini menyebabkan resistensi perifer total berkurang pada kehamilan normal dan tekanan darah rendah

In reply to Enny Fitriahadi

Re: A4

by 1910105047 DEVI RATIKASARI -

Izin bertnya mb hasmi 

Bagaimana upaya pencegahan agar tidak terjadi bendungan ASI setelah melahirkan?


In reply to 1910105047 DEVI RATIKASARI

Re: A4

by 1910105053 HAZMIA SARAH KHAULANI -

Baik mbak, izin menjawab ya. Upaya yang yang dilakukan untuk mencegah terjadinya bendungan ASI yaitu pada saat antenatal, dimana ibu diberikan penyuluhan tentang perawatan payudara pada saat trimester II dan III, perawatan payudara pada ibu hamil sampai dengan saat menyusui perlu dilakukan. Hal ini dikarenakan payudara adalah penghasil ASI sebagai sumber nutrisi untuk bayi yang baru lahir dan jika tidak melakukan perawatan payudara dengan baik dan hanya melakukan perawatan payudara saat akan melahirkan atau setelah melahirkan sering dijumpai kasus yang merugikan ibu dan bayi seperti terjadinya bendungan ASI. Selain itu penyuluhan tentang personal hygiene juga perlu diberikan karena mengingat terjadinya mastitis disebabkan oleh bakteri stapylococus aerus.

In reply to Enny Fitriahadi

Re: A4

by 1910105045 AZIZAH NURUL DINNI -
In reply to 1910105045 AZIZAH NURUL DINNI

Re: A4

by 1910105048 SYAFITRI INDAH PRAMESTI -
Izin bertanya mba azizah 
bisa di jelaskan untuk faktor yang mempengaruhi terjadinya anemia??
In reply to 1910105048 SYAFITRI INDAH PRAMESTI

Re: A4

by 1910105045 AZIZAH NURUL DINNI -

Baik, Terimakasih mba indah sudah memberikan pertanyaanya, izin menjawab faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil meliputi umur, paritas, jarak kehamilan, status gizi, frekuensi antenatal care (ANC), status ekonomi, pengetahuan, tingkat pendidikan, budaya dan dukungan suami. Kehamilan di usia < 20 tahun dan > 35 tahun dapat menyebabkan anemia karena pada kehamilan di usia < 20 tahun secara biologis belum optimal baik dari faktor fisik maupun psikis, sedangkan pada usia > 35 tahun terkait dengan kemunduran dan penurunan daya tahan tubuh serta penyakit yang yang sering terjadi pada usia ini termasuk anemia.

In reply to 1910105045 AZIZAH NURUL DINNI

Re: A4

by 1910105055 AISYAH MAGHFUROH -

izin bertanya mb dini, bagaimana penanganan ibu hamil dengan kasus anemia sedang?

In reply to 1910105055 AISYAH MAGHFUROH

Re: A4

by 1910105045 AZIZAH NURUL DINNI -

Baik mba aisyah terimakasih atas pertanyaannya, izin menjawab penanganan untuk ibu hamil  yang mengalami anemia sedang adalah dengan memberikan beberapa KIE ibu hamil Serta memberikan edukasi mengenai anemia pada kehamilan, nutrisi yang mengandung zat besi, cara konsumsi tablet Fe yang benar, memberikan dukungan dan motivasi untuk tetap semangat dan menganjurkan ibu agar tetap sholat 5 waktu, membaca Al-qur‟an, berdo‟a dan melibatkan keluarga dalam edukasi. merubah pola makan keseharian, pemantauan ANC dengan pemberian terapi Tablet Fe 300mg 1x1, Vit C 250mg 3x1, Vit Bcom 3x1, zat besi 120mg dan Asam Folat 500mg peroral 1x1, kunjungan rumah 3 kali selama 4 minggu

In reply to 1910105045 AZIZAH NURUL DINNI

Re: A4

by 1910105052 LUTFI ANGGRAINI -

mohon izin bertanya untuk mba azizah, kira2 kenapa tertarik mengambil judul tentang ini ya mba??

In reply to 1910105052 LUTFI ANGGRAINI

Re: A4

by 1910105045 AZIZAH NURUL DINNI -

Baik terimakasih mba lutfi telah memberikan pertanyaan, izin menjawab kenapa saya tertarik mengambil judul ini karena menurut saya masih banyak kasus kematian dan kasus ibu hamil dengan anemia terutama diindonesia. Jadi penelitian ini perlu dilakukan untuk mengurangi,mencegah dan menangani ibu hamil dengan anemia.